Israel terus membombardir Gaza setelah pengumuman gencatan senjata pada Rabu (15/1/) (Foto: WAFA)
GAZA | Israel terus menyerang Gaza meskipun gencatan senjata sudah diumumkan pada Rabu malam (15/1/2025). Hingga Jumat sore (17/1/2025), setidaknya 113 orang tewas akibat serangan itu.
Qatar mengumumkan gencatan senjata tiga tahap yang baru akan berlaku efektif pada Minggu (19/1/2025). Namun, militer Israel masih menyerang warga Gaza, termasuk penduduk sipil.
Menurut data Pertahanan Sipil Gaza, serangan ini juga menyebabkan 264 orang luka-luka. Serangan paling parah terjadi di Kota Gaza dengan 87 korban jiwa. Wilayah lain seperti Gaza Tengah, Khan Yunis, dan Rafah juga menjadi target, masing-masing menambah korban tewas.
Dari total korban jiwa, 28 di antaranya adalah anak-anak dan 31 lainnya perempuan. Al Jazeera melaporkan bahwa serangan Jumat pagi di kamp pengungsi di tengah Kota Gaza sangat memilukan.
Drone Israel menjatuhkan granat dan bom di atas atap bangunan di Jabalia, sementara jet tempur terus menyerang wilayah lainnya. Hingga kini, drone dan pesawat tempur masih terbang di atas Jalur Gaza, menandakan operasi militer kemungkinan terus berlangsung hingga Minggu.