Sports News

Uber Cup 2024: Indonesia Raih Medali Perak

Published on

Tim Uber Indonesia pada Piala Uber 2024 (photo Humas & Media PP PBSI)

Jakarta – Tim putri bulu tangkis Indonesia datang ke Chengdu, China, dengan status unggulan ke-5 pada Piala Uber 2024. Mereka keluar sebagai runner-up grup, mencapai semifinal pertama sejak 2010 usai menundukkan Thailand, dan meraih tiket final setelah menyingkirkan juara bertahan Korea Selatan di babak empat besar. Mereka mampu mengakhiri “kemarau panjang” medali Piala Uber, meski kalah 0-3 di partai puncak dari tim tuan rumah.

Kemenangan tanpa balas China dipastikan oleh tunggal kedua He Bing Jiao, yang harus berjuang untuk meraih kemenangan atas Ester Nurumi Tri Wardoyo. Ia menang rubber game 10-21, 21-15, 21-17 dalam laga berdurasi 38 menit. “Tadi, walaupun belum berhasil, saya merasa permainan saya sudah cukup baik. He Bing Jiao juga lawan yang tidak mudah, dia sangat berpengalaman,” katanya kepada tim Humas dan Media PP PBSI, seusai pertandingan di Hi Tech Zone Sports Centre, Chengdu, Shichuan, China, Minggu (5/5), tersebut.

“Tiga tahun lalu, saya ada mendukung tim berlaga di final Piala Thomas di Aarhus, saat itu terbayang ingin rasanya berlaga di final sebesar Piala Thomas dan Uber dan bersyukur di tahun 2024 ini kami tim Uber Indonesia bisa merasakan itu. Rasanya senang dan bangga,” demikian Ester.

Kemenangan pertama dan kedua China diraih oleh pemain tunggal Chen Yu Fei dan pasangan Chen Qing Chen/Jia Yi Fan. Kedua wakil tuan rumah berhasil menuntaskan laga di bawah 40 menit. Chen menang atas Gregoria Mariska Tunjung 21-7, 21-16. “Saya mau meminta maaf kepada semua tim karena saya tidak menujukkan permainan yang bagus hari ini, kata Gregoria.

“Sedih dan kecewanya rasanya karena sebenarnya momen final Piala Uber adalah salah satu yang saya nantikan,” tambahnya.

Sementara, ganda putri nomor satu dunia Chen/Jia menang 21-11, 21-8 atas pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto. “Chen/Jia sangat tough, secara pengalaman dan mentalitas mereka sangat baik. Apalagi mereka sudah sering berada di final beregu sementara kami baru pertama kali. Ini pelajaran berharga buat kami,” tanggap Fadia.

Pada kesempatan tersebut, Gregoria juga menyatakan, “Di luar itu, saya mau ucap syukur untuk tim Uber tahun ini. Saya berada di tim yang kompak, yang bisa membangun kerjasama yang bagus. Saya yakin kekompakan itu yang membuat kami hari ini ada di sini. Di final Piala Uber 2024.”

Berikut hasil pertandingan antara China dan Indonesia di final Piala Uber 2024:

  • Chen Yu Fei vs. Gregoria Mariska Tunjung 21-7, 21-16
  • Chen Qing Chen/Jia Yi Fan vs. Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto 21-11, 21-8
  • He Bing Jiao vs. Ester Nurumi Tri Wardoyo 10-21, 21-15, 21-17
  • Liu Sheng Shu/Shu Xian vs. Lanny Tria Mayasari/Rachel Allessya Rose (tidak dimainkan)
  • Han Yue vs. Komang Ayu Cahya Dewi (tidak dimainkan)

(ej)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version