Uncategorized

Stasiun Padalarang Stasiun Utama Pemberhentian KCJB

Published on

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Popers, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan Stasiun Kereta Cepat Padalarang direncanakan menjadi tempat pemberhentian utama Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di wilayah Bandung.

Nantinya, kata dia, penumpang kereta cepat bisa menggunakan kereta reguler (Commuter Line) untuk melanjutkan perjalanan ke wilayah Kota Bandung.

“Sesuai kesepakatan pemberhentian utama di Padalarang bukan di Tegalluar. Dari Padalarang ke kotanya nanti dengan kereta reguler,” kata Ridwan Kamil di Kantor Bappeda Jawa Barat, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa.

Sejauh ini menurutnya, Stasiun Tegalluar yang menjadi stasiun terakhir bagi KCJB itu masih dilakukan sejumlah optimalisasi oleh pengembang proyek nasional tersebut.

“Yang Tegalluar masih diupayakan secara bertahap tapi utamanya penguatan di zona itu,” kata Ridwan Kamil.

Di samping itu, pihaknya juga terus memastikan keamanan jalur KCJB, seperti pembersihan kegiatan-kegiatan ilegal di sekitar jalur KCJB itu.

“Insya Allah, kalau sesuai janji dari KCJB Agustus kira-kira, harusnya lancar sampai di hari pengoperasiannya,” kata dia.

Saat ini, Polda Jawa Barat terus melakukan pengawasan terhadap sejumlah kawasan yang dilalui KCJB demi mengantisipasi tindakan kriminalitas.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan ada sebanyak 245 personel yang dikerahkan untuk melakukan pengamanan. Ratusan personel itu, kata dia, terdiri dari personel di berbagai jajaran polres.

“Sosialisasi terkait KCJB diberikan kepada masyarakat sekitar jalur yang dilalui untuk ikut bersama-sama menjaga proyek strategis nasional demi kemajuan Indonesia,” kata Ibrahim.

Test & Commissioning KCJB

Beberapa waktu lalu , KCJB sudah melakukan Testing & Commissioning Kereta Api Cepat Jakarta Bandung ditingkatkan kecepatan perjalanannya. Dengan menggunakan Comprehensive Inspection Train atau Kereta Inspeksi, kecepatan ditingkatkan dari sebelumnya rata-rata 60 km/jam ditingkatkan menjadi 180 km/jam Berdasarkan pelaksanaan Testing & Commissioning hari ini, waktu tempuh antara Stasiun Halim hingga Stasiun Tegalluar hanya sekitar 50 menit saja. Nantinya kecepatan akan terus ditambah hingga mencapai puncak kecepatan operasional di 350 km/jam bahkan hingga mencapai puncak kecepatan teknisnya yaitu hingga 385 km/jam. Untuk mencapai angka tersebut, pengoperasian CIT akan terus ditingkatkan setiap harinya. Perjalanan dengan CIT difokuskan pada pengetesan integrasi sistem sarana dan prasarana. Seluruh aspek akan dicek apakah fungsinya normal dan dapat dilalui KCJB dengan kecepatan tinggi. Satu rangkaian CIT atau kereta inspeksi KCJB terdiri dari 8 kereta. Fungsi berbagai kereta tersebut terdiri dari kereta satu untuk untuk kebutuhan pengujian lintasan; kereta dua untuk memeriksa sistem persinyalan dan komunikasi; kereta tiga untuk fungsi OCS; kereta empat dan tujuh untuk ruang kerja; kereta lima berfungsi sebagai restorasi; kereta enam merupakan ruang pertemuan; dan kereta delapan untuk fungsi sinyal dan pengecekan integrasi rel-roda.

Test & Commissioning KCJB 22 mei 2023
Test & Commissioning KCJB 22 mei 2023

sumber berita https://megapolitan.antaranews.com/berita/245637/ridwan-kamil-stasiun-padalarang-akan-jadi-pemberhentian-utama-kcjb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version