Connect with us

Israel Bikin Ulah Lagi! Masa Latihan Perang di Masjid Al Aqsa, Gerbang Sempat Ditutup

International News

Israel Bikin Ulah Lagi! Masa Latihan Perang di Masjid Al Aqsa, Gerbang Sempat Ditutup

Pasukan Israel menggelar latihan perang di Masjid Al Aqsa, Selasa (14/7). Selama latihan singkat tersebut, pasukan Zionis menutup pintu gerbang masjid (Foto: MEE)

Pasukan Israel menggelar latihan militer di kompleks Masjid Al Aqsa, Yerusalem Timur. Sejumlah pintu masuk ditutup sementara dan akses jemaah ikut terdampak.

BOGOR, POPERS.ID | Situasi di kompleks Masjid Al Aqsa kembali jadi sorotan. Pasukan Israel menggelar latihan perang di kawasan Masjid Al Aqsa, Yerusalem Timur, pada Selasa (14/7/2026).

Dalam latihan militer tersebut, pasukan Israel menutup akses menuju kompleks masjid. Pejabat Palestina menyebut Gerbang Raja Faisal, salah satu pintu masuk Masjid Al Aqsa, ditutup selama latihan berlangsung.

Pemerintah Provinsi Yerusalem mengatakan penutupan Gerbang Raja Faisal berlangsung sekitar 30 menit selama latihan militer dilakukan di dalam kompleks Masjid Al Aqsa.

Namun, laporan dari kantor berita resmi Palestina, Wafa, menyebut penutupan tidak hanya terjadi di satu gerbang. Berdasarkan keterangan sumber setempat yang dikutip Wafa, seluruh pintu masuk menuju Masjid Al Aqsa sempat ditutup saat latihan militer berlangsung.

Selain itu, pasukan Israel juga memperketat pengamanan di gerbang-gerbang lain di sekitar kompleks. Kondisi tersebut membuat aktivitas keluar-masuk jemaah menjadi terganggu selama latihan dilakukan.

Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut. Berdasarkan laporan Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina pada Minggu (12/7/2026), pasukan Israel tercatat melakukan 26 kali penyerbuan ke kompleks Masjid Al Aqsa sepanjang Juni.

Warga Palestina menilai Israel terus mengintensifkan upaya Yahudisasi di Yerusalem Timur, termasuk di kawasan Masjid Al Aqsa. Mereka juga menuding langkah tersebut sebagai bagian dari upaya menghapus identitas Arab dan Islam di wilayah itu.

Sementara itu, Palestina tetap menganggap Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara mereka di masa depan. Sikap tersebut mengacu pada berbagai resolusi internasional yang tidak mengakui pendudukan Israel atas Yerusalem Timur sejak 1967 maupun aneksasi yang dilakukan pada 1980.

source: inews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in International News

BLACKPINK New Album & World Tour 2025 #blackpink #blinks #worldtourdeadline
RESAH HATI EPS 4 #resahhati #contentreligi #syiar #tebarkebaikan
RASULULLAH & PARA SAHABAT Eps 3

Facebook

Culture

To Top