Music News
Ikang Fawzi Comeback Bareng Gilang Ramadhan & Ekki Soekarno: “Ramayana”, Rock Nusantara yang Bikin Merinding!

Ikang Fawzi balik ngerock bareng Gilang Ramadhan dan Ekki Soekarno lewat proyek Brother In Law (BIL). Mereka ngerilis “Ramayana”, lagu progresif yang nyatuin rock modern sama ruh budaya Nusantara.
POPERS.ID | Ikang Fawzi Comeback Bareng Gilang Ramadhan & Ekki Soekarno: “Ramayana”, Rock Nusantara yang Bikin Merinding!
Legenda musik Indonesia, Ikang Fawzi, resmi balik lagi ke dunia musik dan kali ini doi nggak sendirian. Bareng Gilang Ramadhan (drummer legendaris) dan Ekki Soekarno (komposer sekaligus gitaris top), mereka ngebentuk Brother In Law (BIL) Project. Trio ini langsung ngerilis single debut berjudul “Ramayana”, lagu rock dengan nuansa budaya yang dalem banget.

Lagu “Ramayana” terinspirasi dari kisah klasik pewayangan yang udah dikenal dari generasi ke generasi: cinta dan perjuangan Rama dan Shinta. Tapi versi BIL ini nggak sekadar bercerita mereka bener-bener ngehidupin semangat legendaris itu lewat musik rock progresif yang digabungin sama sentuhan etnik Nusantara.
Di lagu ini, Gilang ngegas di drum, Ekki megang gitar, bass, dan ngeracik elemen gamelan lewat programming, sementara Ikang Fawzi ngasih napas lewat vokal khasnya yang powerful dan emosional.
Yang bikin lagu ini beda dari rilisan rock lainnya, BIL ngajak Ki Manteb Soedarsono, dalang legendaris Indonesia, buat ngisi bagian narasi. Kehadiran Ki Manteb nambah aura sakral sekaligus mistik, bikin lagu ini terasa kayak perjalanan spiritual dalam bentuk musik.
Mereka berhasil ngerangkul dua dunia sekaligus: modern dan tradisi, barat dan timur, progresif tapi tetap berakar.
BIL Project bilang, “Ramayana” bukan cuma soal kisah cinta Rama dan Shinta. Lebih dari itu, lagu ini nyeritain nilai universal yang selalu relevan kesetiaan, keberanian, pengorbanan, dan perjuangan hidup. Semua dikemas dalam aransemen megah yang tetap easy listening.
Dan menariknya, proyek ini juga jadi simbol ikatan persaudaraan tiga musisi senior ini. Nama “Brother In Law” bukan sekadar gimmick; mereka beneran punya hubungan deket secara personal maupun profesional. Musik jadi bahasa persaudaraan mereka.
Single “Ramayana” udah resmi dirilis pada 26 Desember 2025, dan sekarang bisa lo dengerin di semua platform musik digital. Buat lo yang kangen sama musik rock yang punya “nyawa” dan makna budaya, lagu ini dijamin ngena banget di hati.
Potongan lirik refrain-nya pun nyentuh dan megah:
“Rama akhirnya ke Alengka binasakan Rahwana…
Ramayana… legenda kisah cinta sejati dan angkara murka…”
Lewat “Ramayana”, Ikang, Gilang, dan Ekki buktiin satu hal penting: musik keren bukan cuma soal tren, tapi juga tentang jiwa, akar budaya, dan makna.
Brother In Law (BIL) hadir bukan cuma buat nostalgia, tapi buat ngenalin ke generasi baru bahwa rock Indonesia masih punya ruh Nusantara yang hidup. [popred]
Sempat bikin fans sport jantung, GIGI kasih sinyal kuat kalau formasi mereka bakal tetap utuh dan...
Lupakan masa lalu di label besar, Astrid membuktikan kalau jalur independen justru bikin karyanya makin jujur...
Dari lirik jadi realita, Tria cs siap guncang tiga kota besar di Inggris mulai pekan depan....
Dari debut ‘Espresso’ hingga jadi headliner utama, Sabrina Carpenter bocorkan persiapan set spesialnya yang digarap selama...
Setelah satu dekade, akhirnya ada lagi solois perempuan yang sukses mendominasi berbagai genre radio sekaligus lewat...

