Connect with us

Weekend Sleep: Trik Simpel Biar Gak Cepat ‘Padam’ dan Jantung Tetap Aman

Uncategorized

Weekend Sleep: Trik Simpel Biar Gak Cepat ‘Padam’ dan Jantung Tetap Aman

Ilustrasi. Tidur lebih lama di akhir pekan memiliki manfaat untuk kesehatan, seperti mengurangi risiko penyakit jantung dan bisa bikin panjang umur. (Foto ilustrasi: AI)

Kabar gembira buat kaum rebahan, riset terbaru buktikan kebiasaan “balas dendam” tidur di hari Sabtu-Minggu punya efek dahsyat buat kesehatan jantung dan bikin awet muda.

JAKARTA | Pernah merasa bersalah karena menghabiskan separuh hari Sabtu cuma buat tidur? Mulai sekarang, buang jauh-jauh rasa bersalah itu. Ternyata, kebiasaan “balas dendam” tidur di akhir pekan bukan cuma soal malas-malasan, tapi ada penjelasan ilmiahnya yang bisa bikin kamu hidup lebih lama.

Kenapa Tidur Balas Dendam Itu Perlu?

Banyak dari kita yang terjebak hustle culture pas weekdays. Kerja lembur, begadang nonton series, atau ngerjain tugas sampai subuh bikin jam tidur jadi berantakan. Nah, riset terbaru menunjukkan kalau menambah porsi tidur di hari libur bisa jadi penyelamat buat kamu yang sering kurang istirahat.

Data dari Pusat Nasional untuk Penyakit Kardiovaskular di Beijing menunjukkan kalau orang yang berhasil mengganti kekurangan tidurnya di akhir pekan punya risiko penyakit jantung yang jauh lebih rendah. Gak tanggung-tanggung, risikonya turun sampai 20 persen dibanding mereka yang tetap kurang tidur di hari libur.

Temuan Riset: Tidur Lebih Lama = Jantung Lebih Sehat

Penelitian ini gak main-main karena melibatkan data dari 90.000 penduduk di Inggris selama hampir 14 tahun. Hasilnya dipresentasikan di ajang bergengsi Kongres European Society of Cardiology (ESC) 2024.

Zechen Liu, salah satu peneliti di balik studi ini, menjelaskan kalau di masyarakat modern yang serba sibuk, banyak orang menderita kurang tidur kronis. Kelompok orang yang paling rajin “membayar utang” tidur saat weekend terbukti memiliki kondisi jantung yang lebih stabil. Intinya, tidur ekstra itu berfungsi sebagai tombol reset buat tubuh yang sudah kelelahan selama lima hari kerja.

Bahaya Tersembunyi di Balik Kurang Tidur

Jangan anggap remeh kebiasaan begadang. Secara medis, orang dewasa butuh waktu sekitar tujuh sampai sembilan jam tidur berkualitas setiap malam. Kalau angka ini gak terpenuhi, tubuh kamu sebenarnya lagi dalam mode bahaya.

Berikut beberapa risiko kalau kamu konsisten kurang tidur:

  • Sistem Imun Drop: Tubuh jadi gampang sakit karena benteng pertahanannya melemah.
  • Penuaan Dini pada Otak: Kurang istirahat bisa mempercepat penurunan fungsi kognitif dan meningkatkan risiko demensia.
  • Risiko Penyakit Berat: Kurang tidur jangka panjang dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker dan kematian dini.
  • Fokus Berantakan: Konsentrasi menurun drastis yang bisa ganggu produktivitas atau bahkan bahaya saat berkendara.

Konsistensi Tetap Jadi Kunci Utama

Meski tidur di akhir pekan sangat membantu, para ahli saraf tetap menyarankan kita untuk punya jadwal yang teratur. Kalau memungkinkan, usahakan tidur dan bangun di jam yang sama setiap hari.

Tapi, kalau jadwal kerja memang tidak memungkinkan kamu tidur cukup di hari biasa, memanfaatkan hari Sabtu dan Minggu untuk istirahat total adalah pilihan paling bijak daripada memaksakan diri untuk tetap aktif. Tidur yang cukup bukan cuma soal bikin badan segar, tapi investasi jangka panjang supaya kamu bisa menikmati masa tua dengan lebih sehat dan bugar.

Jadi, gak perlu lagi merasa insecure kalau dibilang kaum rebahan. Selama itu buat bayar utang tidur, jantung kamu bakal sangat berterima kasih.

source: cnnindonesia

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

BLACKPINK New Album & World Tour 2025 #blackpink #blinks #worldtourdeadline
RESAH HATI EPS 4 #resahhati #contentreligi #syiar #tebarkebaikan
RASULULLAH & PARA SAHABAT Eps 3

Facebook

Culture

To Top